web counter free Apa Itu Pajak Penghasilan Dan Bagaimana Cara Menghitungnya - burtonmotorfactors.com

Apa Itu Pajak Penghasilan Dan Bagaimana Cara Menghitungnya

burtonmotorfactors.com– Hai Guys bertemu lagi dengan admin kece ini yang akan selalu setia menemani kalian semua dengan kembali menyajikan informasi terbaru dan terupdate mengenai Apa Itu Pajak Penghasilan Dan Bagaimana Cara Menghitungnya.

Semua orang yang mempunyai penghasilan dengan besaran tertentu akan dikenakan pajak penghasilan. Pajak ini biasanya akan dipotong secara langsung oleh orang mengurus masalah gaji. Selain itu bisa juga dibayarkan oleh individu tersebut setiap setahun sekali.

Besarnya pajak yang mesti dibayar seseorang umumnya berbeda-beda. Besar atau kecilnya tergantung dengan jumlah gaji yang mereka terima setiap bulannya. Apabila dalam satu tahun gaji itu sudah melebihi batas, mereka harus membayarkan pajak tersebut ke kantor pajak terdekat.

Pengertian Tentang Pajak Penghasilan

PPH adalah pajak yang mesti dibayar oleh wajib pajak dari penghasilan yang mereka miliki dalam kurun waktu tertentu. Pajak ini mesti dibayar sesuai dengan jenis dan juga besar nominal.

Secara umum aturan mengenai PPH ini sudah empat kali mengalami perubahan. Dasar hukumnya adalah  Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 1983. Yang paling baru adalah Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008.

Dengan dasar hukum yang jelas, semua wajib pajak yang telah mempunyai penghasilan mesti dibayarkan pajaknya. Apabila mereka tidak membayarkan pajak yang sudah, biasanya akan ada denda yang mesti mereka bayarkan.

Jenis-Jenis Objek Pajak

Ada beberapa objek pajak yang termuat dalam PPH. Objek pajak ini merupakan dasar pengenaan pajak agar seseorang atau wajib pajak mesti mengeluarkan setiap tahun.

1. Imbalan

Imbalan terkait dengan pekerjaan atau jasa yang dilakukan oleh seseorang. Selanjutnya seseorang akan memperoleh imbalan dari perorangan atau corporate. Mudahnya imbalan ini bisa dikatakan sebagai gaji yang diterima oleh seseorang setiap sebulan sekali atau setiap proyek selesai.

Besar atau kecilnya imbalan yang diterima akan menentukan nilai pajak yang harus dibayarkan tiap-tiap tahunnya. Apabila besarnya telah melebihi batas yang ditetapkan kemungkinan mesti membayar sekitar beberapa persen dari selisih total nominal dan batas.

2. Laba Usaha

Selanjutnya laba dari usaha yang dilakukan oleh seseorang. Misal seseorang mempunyai usaha berupa rumah makan yang cukup berkembang. Laba dari usaha ini akan dikenakan pajak dengan aturan tertentu.

3. Hadiah

Bukan jadi rahasia umum jika hadiah atau reward yang diterima oleh seseorang akan dikenakan pajak. Itulah kenapa jika anda menyaksikan berbagai acara di televisi, hadiah yang ditawarkan akan dipotong pajak terlebih dahulu.

Pajak dapat dibayarkan langsung sesudah menerima hadiah. Selain itu pajak hadiah juga bisa dibayarkan oleh pihak pemberi. Semua tergantung dengan kesepakatan antara pemberi hadiah dan penerimanya.

4. Bunga

Selanjutnya bunga yang diterima seseorang dari lembaga keuangan layaknya bank. Apabila tabungan mereka cukup banyak sehingga bunga tiap-tiap tahunnya cukup tinggi, mereka akan mendapatkan potongan sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia.

Apabila bunga yang diterima tidak terlalu besar. Besar pajak yang akan dibebankan tidak akan terlalu banyak. Itulah kenapa, anda sering mendapati uang tabungan mendadak berkurang anda tidak melakukan kegiatan perbankan apapun.

5. Dividen

Selanjutnya dividend atau pembagian hasil yang umumnya diperoleh dari kepemilikan saham. Apabila seseorang mempunyai saham cukup banyak dari perusahaan tertentu dan pada akhir tahun atau akhir periode memperoleh dividen dalam jumlah banyak, biasanya akan ada potongan pajak penghasilan.

Untuk potongan pajak PPH jenis ini biasanya tidak akan ada syarat minimal. Semua keuntungan yang diperoleh akan dipotong secara otomatis atau dapat segera dibayarkan sendiri kepada pihak dinas pajak.

6. Royalti

Selanjutnya adalah royalti atau pembagian keuntungan yang diberikan oleh pekerja seni hubungan dengan musik atau penulis. Royalti ini diberikan sebesar berapa persen dari total penjualan yang dilakukan oleh perusahaan atau penerbit.

Sebelum diterima oleh musisi atau penulis biasanya royalti akan dipotong terlebih dahulu dengan pajak. Jadi, apa yang diterima oleh seseorang sudah bersih.

7. Penghasilan Usaha Industri

Selanjutnya adalah penghasilan usaha dengan jenis industri. Kisah seseorang mempunyai usaha dibidang industri kecil. Penghasilan yang diperoleh jika akan dikenakan pajak PPH setiap tahun.

Subjek Pajak Penghasilan

Sesudah mengenal objek pajak apa saja yang digunakan PPH, sekarang saatnya untuk mengetahui apa saja subjek pajak. Simak penjelasannya dibawah ini.

1. Orang Pribadi

Cek pajak pertama adalah orang pribadi atau OP. Wajib pajak ini merupakan penghasilan mempunyai usaha. Mereka harus membayarkan pajak tiap-tiap periode tertentu atau setiap satu tahun disesuaikan dengan jenis penghasilan yang dimiliki.

2. Badan

Selanjutnya adalah subjek pajak badan. Maksud dari subjek pajak badan merupakan subjek pajak yang merupakan corporate atau pemilik usaha. Apabila badan perusahaan telah resmi layaknya menjadi PT atau CV, pajak mesti dibayarkan tiap-tiap tahunnya.

Pajak yang mesti dibayarkan sesuai dengan jumlah penghasilan yang diperoleh dalam satu tahun. Kemudian pajak tersebut dapat dihitung sendiri oleh bagian finance lalu dibayarkan mendekati penutupan laporan pajak tahunan.

3. Badan Usaha Tetap

Selanjutnya adalah badan usaha tetap. Sedikit berbeda dengan pajak badan yang telah dibahas sebelumnya. Subjek pajak ini berhubungan dengan corporate atau usaha yang berasal dari luar negeri dan melakukan proses bisnis didalam negeri.

Seluruh badan usaha dari luar negeri dapat mengajukan NPWP yang ada di Indonesia. Selanjutnya berbagai jenis penghasilan yang diperoleh oleh perusahaan tersebut akan dikenakan pajak disesuaikan dengan ketetapan yang berlaku.

4. Warisan

Selanjutnya adalah warisan yang diberikan oleh seseorang atau warisan yang belum terbagi. Warisan ini akan dikenakan pajak secara rutin. Meski pemilik warisan telah meninggal, ahli waris wajib membayarkannya kepada pihak kantor pajak.

Tips Cara Menghitung Pajak Penghasilan

Sebelum menghitung PPH, ada sebagian hal yang perlu diperhatikan. Pertama adalah pemberlakuan persentase pajak Apabila seseorang mempunyai gaji dengan rentang tertentu. Kemudian ada juga pemberlakuan PTKP atau penghasilan tidak kena pajak.

1. Penghasilan Tidak Kena Pajak

Besar penghasilan tidak kena pajak secara umum sama antara orang satu dengan lainnya. Besar dari PTKP ini sekitar 54 juta rupiah. Apabila gaji yang dimiliki seseorang lebih kecil dari itu, mereka tidak wajib membayar pajak.

2. Penghasilan Kena Pajak

Selanjutnya persentase pajak yang mesti dibayar oleh seseorang. Pemerintah menetapkan besar dari pajak ini menjadi :

Besar Penghasilan Memiliki NPWP Tidak memiliki NPWP
Sampai Rp 50 juta 5% 6%
Rp 50-250 juta 15% 18%
Rp 250-500 juta 25% 30%
Diatas Rp 500 juta 30% 36%

Simak ilustrasi berikut ini:

Seseorang mempunyai penghasilan sekitar 100 juta dalam satu tahun. Kemudian pajak penghasilan yang mesti dibayar dalam satu tahun adalah.

Penghasilan Kena Pajak: penghasilan setahun – PTKP = 100 juta – 54 juta = 46 juta.

Jadi pajak yang mesti dibayar sekitar 5% dari 46 juta yaitu 2,3 juta.

Pajak dapat mengalami kenaikan atau penurunan tergantung dengan penghasilan yang dimiliki seseorang dalam setahun.

Pajak penghasilan yang mesti dibayarkan oleh seseorang tergantung dengan besar kecilnya gaji yang mereka terima. Apabila total gaji yang diterima dalam satu tahun, berada dibawah batas minimal. Mereka tidak wajib membayar pajak penghasilan, tetapi tetap harus mengisi SPT tahunan.

Pajak ini mesti dibayarkan secara rutin tiap-tiap tahunnya. Besar kecilnya pajak biasanya tergantung dari dimiliki atau tidaknya NPWP. Itulah mengapa seseorang disarankan untuk mengurus NPWP jika mereka telah memperoleh gaji secara rutin setiap bulannya.

Akhir Kata

Demikian pembahasan singkat yang dapat admin sajikan mengenai Apa Itu Pajak Penghasilan Dan Bagaimana Cara Menghitungnya. Semoga dapat membantu dan bermanfaat untuk kalian semua.

Terima kasih bagi kalian yang telah mampir pada artikel admin yang satu ini, jangan lupa untuk kembali mampir dan berkunjung pada artikel mimin ini agar kalian tidak ketinggalan update informasi terbaru lainnya.

About fadly tamvan

Check Also

New Link Full Video Del Hijo De Molusco Ocean Pabon Viral Guide To Communicating Value

burtonmotorfactors.com– Hola amigos de BMF, nos reencontramos con esta linda administradora que siempre los acompañará fielmente a todos ustedes regresando para presentarles la información más reciente y actualizada sobre New Link Full Video Del Hijo De Molusco Ocean Pabon Viral Guide To Communicating Value. Para aquellos de ustedes que buscan la siguiente información, no deben [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.