free hit counter Meski Bisa Bikin Wanita Orgasme, Teknik ‘Main Jari’ Berbahaya Bagi Vagina - burtonmotorfactors.com

Meski Bisa Bikin Wanita Orgasme, Teknik ‘Main Jari’ Berbahaya Bagi Vagina

Menciptakan kondisi intim antar pasangan bisa dilaksanakan bersama dengan fingering vagina. Kesibukan seks ini dijalankan bersama dengan memasukkan jari ke vagina. Tetapi, amankah jika Kamu memakai metode ini sebelum atau selagi seks? Cari memahami apa saja risikonya memasukkan jari ke vagina sementara seks berikut ini.

Bahaya memasukkan jari ke vagina saat berhubungan seks

Ada segudang penyakit yang bisa menular lewat interaksi seksual, layaknya HIV atau gonore (Kencing nanah).

Penyakit itu menular ketika cairan tubuh atau darah orang yang terinfeksi masuk ke di dalam tubuh orang yang sehat.

Nah, keliru satu aktivitas seks yang berisiko rendah bersama penyakit menular seksual adalah fingering vagina atau memainkan jari di didalam vagina.

Meskipun penyebaran infeksi jauh lebih rendah dan sporadis berlangsung, bukan signifikan fingering vagina tersebut bebas berasal dari risiko.

Sebagian risiko dan penyakit yang barangkali berlangsung selagi Kamu memasukkan jari ke vagina, antara lain berikut.

Iritasi vagina

Gesekan dan tekanan berasal dari jari yang masuk ke vagina bisa sebabkan iritasi. Jari yang masuk membuat gesekan dan memberi tekanan pada vagina.

Jari yang masuk juga bisa menyalurkan bakteri lain pada vagina. Situasi itu bisa sebabkan vagina terasa gatal, kemerahan, dan membengkak selama lebih dari satu hari.

Luka dan pendarahan

Vagina punya kulit yang lebih tipis dibandingkan kulit pada tangan Kamu. Pas jari masuk ke vagina, kuku jari bisa menggores kulit vagina.

Keadaan ini pasti bisa membawa dampak Kamu meringis gara-gara perih.

HIV dan hepatitis B atau hepatitis C

Penyakit Hiv, hepatitis B, atau hepatitis C bisa menular jika pasangan Kamu yang terinfeksi dan mempunyai luka pada jari yang dimasukkan ke di dalam vagina.

Hal yang harus diperhatikan saat pakai jari untuk rangsang vagina

Kebersihan tangan adalah kunci untuk menahan risiko luka, iritasi, dan penyakit pada vagina. Menjadi, pastikan pasangan Kamu membersihkan tubuh dan mencuci tangannya sebelum melaksanakan seks.
Jika Kamu merasakan ketidaknyamanan pas pasangan lakukan fingering vagina, sebaiknya hentikan kesibukan itu.
Jika Kamu merasakan tanda-tanda iritasi kulit, layaknya gatal dan kemerahan pada vagina yang tidak hilang lebih berasal dari seminggu, sebaiknya melakukan inspeksi ke dokter.

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *