free hit counter Terlalu Banyak Makan Korban Kapolri Instruksikan Sikat Pinjol Ilegal - burtonmotorfactors.com

Terlalu Banyak Makan Korban Kapolri Instruksikan Sikat Pinjol Ilegal

Terlalu Banyak Makan Korban Kapolri Instruksikan Sikat Pinjol Ilegal

Keberadaan pinjaman online (Pinjol) ilegal semakin meresahkan rakyat lantaran segudang yang jadi korban jeratan hutang bersama bunga tinggi. Hal ini pun jadi perhatian Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Kepada semua jajaran kepolisian, dia memerintahkan untuk menindak tegas pinjol ilegal layaknya yang diinstruksikan segera oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kejahatan pinjol ilegal terlampau merugikan penduduk supaya diperlukan langkah penanganan spesifik. Jalankan upaya pemberantasan bersama dengan taktik Pre-Emtif, Preventif maupun Represif,” kata Sigit di dalam pengarahan kepada Polda jajaran lewat Vicon di Mabes Polri, Jakarta, layaknya dilansir berasal dari Sindonews, Selasa 12 Oktober 2021.

Kapolri menjelaskan, modus pelaku kejahatan pinjol di dalam menjerat korbannya yakni bersama memberi promosi atau tawaran yang menggiurkan, agar mau mengenakan jasa layanan itu.

“Tersebut jadi keliru satu penyebab banyaknya korban berasal dari Pinjol. Perlu langsung dilaksanakan penanganan untuk memberi tambahan dukungan kepada penduduk,” ujarnya.

Selain itu, pinjol ilegal juga memanfaatkan situasi masyarakat yang perekonomiannya terdampak COVID-19. Padahal pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat, karena data diri korban bakal dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan, apabila telat membayar ataupun tidak bisa melunasi pinjamannya.

Yang tambah miris lagi, ada beberapa kasus bunuh diri lantaran tidak mampu membayar bunga besar dari pinjol ilegal tersebut.

“Banyak juga ditemukan penagihan yang disertai ancaman. Bahkan dalam beberapa kasus ditemukan para korban sampai bunuh diri akibat bunga yang semakin menumpuk dan tidak membayar,” ucap mantan Kapolda Banten tersebut.

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *